Managemen

Pengetahuan.

Mengintegrasikan data, pembelajaran, dan praktik baik untuk mendukung kebijakan dan implementasi pangan dan gizi berbasis bukti.

Read More

Pelaksanaan program pangan dan gizi berskala nasional membutuhkan pengelolaan pengetahuan yang sistematis dan terintegrasi. CoE-PPG mengembangkan manajemen pengetahuan sebagai pilar untuk memastikan bahwa data, hasil riset, dan pembelajaran lapangan terdokumentasi dengan baik, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan.

Tujuan

Managemen

Pengetahuan.

Menghimpun dan mengelola pengetahuan terkait pangan dan gizi secara terstruktur.

Mendukung pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan berbasis bukti.

Mempercepat replikasi praktik baik lintas wilayah dan sektor.

Ruang Lingkup

Managemen

Pengetahuan.

Platform

dan

Instrumen.

Learning Management

Platform pembelajaran digital untuk pelatihan, modul, dan pengembangan kapasitas berkelanjutan.

Repositori Pengetahuan

Pusat penyimpanan modul, laporan, hasil riset, panduan teknis, dan publikasi terkait pangan dan gizi.

Dashboard dan Media Informasi

Penyajian informasi terkurasi untuk mendukung pemantauan, evaluasi, dan pembelajaran bersama.

Dampak

yang

Diharapkan.

Melalui manajemen pengetahuan yang efektif, CoE-PPG mendorong:

Manajemen pengetahuan menjadi penghubung antara bukti ilmiah, praktik lapangan, dan kebijakan. Melalui pengelolaan pengetahuan yang terstruktur dan inklusif, CoE-PPG memastikan bahwa pembelajaran dan inovasi dapat memberikan dampak nyata bagi sistem pangan dan gizi Indonesia.