Pelatihan Bagi Pelatih (ToT) Standar Gizi dan Keamanan Pangan: Langkah Strategis Menjamin Mutu Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Jakarta, 12–14 Agustus 2025 – Dalam rangka mempercepat penanggulangan isu gizi krusial dan memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam RPJMN 2025–2029, telah diselenggarakan Pelatihan bagi Pelatih (Train of Trainers – ToT) Tingkat Nasional. Kegiatan ini berfokus pada Standar Gizi dan Keamanan Pangan Siap Saji di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Implementasi Program MBG di Satuan Pendidikan.
Mengusung tema “Memenuhi Gizi Seimbang, Menjaga Keamanan Pangan, Mewujudkan Generasi Sehat,” ToT ini diselenggarakan secara hybrid di Artotel Gelora Senayan, Jakarta, menandai komitmen serius pemerintah dalam menanggulangi prevalensi stunting, wasting, dan anemia yang masih signifikan di Indonesia. Program MBG yang menargetkan sekitar 82,9 juta jiwa pada tahun 2025 ini sangat bergantung pada 30.000 target SPPG yang akan terbentuk.
Pembekalan Intensif bagi Fasilitator Nasional
Sebanyak 46 peserta dari berbagai kementerian dan lembaga (K/L) utama—termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), Kemenag, Kemendikdasmen, Kemenkes, BPOM, dan Bappenas—mengikuti pembekalan mendalam selama tiga hari. ToT ini bertujuan utama untuk meningkatkan kapasitas fasilitator nasional agar mampu memastikan pemahaman yang seragam dan implementasi program yang optimal hingga ke tingkat daerah.
Kegiatan dibuka oleh Bapak Suardi Samiran, Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN, setelah laporan pelaksanaan kegiatan oleh Ibu Enny Indarti, Direktur Penyediaan dan Penyaluran BGN. Selama pelatihan, pendekatan andragogi yang berpusat pada peserta diterapkan melalui pemaparan materi ahli, diskusi panel, studi kasus, serta simulasi dan praktik fasilitasi, guna menjamin kompetensi teknis dan kemampuan transfer pengetahuan.
Fokus Pembekalan pada Dua Modul Kunci
Pelatihan difokuskan pada dua modul utama sebagai acuan nasional:
- Modul Standar Gizi dan Keamanan Pangan di SPPG: Mencakup 12 topik esensial, mulai dari standar gizi menu MBG, higiene perorangan dan sanitasi lingkungan kerja, hingga mitigasi insiden keamanan pangan dan manajemen limbah.
- Modul Implementasi Program MBG di Satuan Pendidikan: Memuat 5 topik strategis untuk membekali pengelola di sekolah (guru dan tim UKS), mencakup kebijakan program, persiapan teknis, pelaksanaan operasional, serta sistem pemantauan dan evaluasi berkelanjutan.
Mekanisme Diseminasi Berjenjang dan Sinergi Lintas Sektor
Peserta yang telah dinyatakan kompeten diamanatkan untuk mengimplementasikan mekanisme pelatihan berjenjang (cascading). Fasilitator Nasional akan melatih fasilitator di tingkat Provinsi, yang kemudian akan meneruskan pelatihan kepada tim di tingkat Kabupaten/Kota, hingga akhirnya menjangkau para penjamah makanan di SPPG dan penyelenggara program di seluruh satuan pendidikan.
Penyelenggaraan ToT ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi kuat dari Centre of Excellence (CoE) Pemenuhan Pangan dan Gizi (BGN, IPB University, UNICEF, dan Bappenas) serta dukungan strategis dari Kemenkes, BPOM, Kemendikdasmen, KLH, dan PERSAGI.
Melalui kegiatan ini, BGN dan para mitra berkomitmen untuk memastikan transfer pengetahuan dan keterampilan secara sistematis. Harapannya, setiap piring makanan yang disajikan dalam Program MBG tidak hanya aman dan layak konsumsi, tetapi juga tepat guna dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Ini adalah langkah nyata menuju generasi sehat, cerdas, dan produktif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.