CoE

PPG

Profil.

Pusat unggulan nasional yang mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui penguatan kapasitas, riset, dan manajemen pengetahuan berbasis bukti.

Penandatanganan Komitmen Peluncuran CoE-PPG Makan Bergizi Gratis

  • Diresmikan oleh Mentri Bappenas, Kepala BGN, Rektor IPB dan Country Representative UNICEF
  • 11 February 2025
  • Agriculture and Technology Park (ATP) IPB, Bogor

Latar Belakang,

Pembentukan

CoE-PPG.

Pemenuhan gizi sebagai tantangan nasional

Pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak sekolah dan kelompok rentan, menjadi isu strategis nasional yang memerlukan intervensi terencana dan berkelanjutan.

Skala besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program MBG dirancang untuk menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, sehingga membutuhkan sistem pendukung yang kuat dan terstandar.

Kompleksitas implementasi lintas wilayah

Pelaksanaan program gizi dihadapkan pada perbedaan kondisi geografis, sosial, dan kapasitas daerah yang menuntut pendekatan yang adaptif dan kontekstual.

Kebutuhan pendekatan terintegrasi

Diperlukan pendekatan terintegrasi yang menghubungkan kebijakan, pelatihan, riset, dan manajemen pengetahuan agar program gizi dapat berjalan efektif dan berbasis bukti.

Kolaborasi Multipihak

CoE-PPG

Pembentukan

CoE-PPG.

CoE-PPG dibentuk melalui kolaborasi lintas sektor antara Kementerian PPN/Bappenas, Badan Gizi Nasional, IPB University, dan UNICEF. CoE-PPG diresmikan pada 11 Februari 2025 di Agriculture and Technology Park (ATP), IPB University, Bogor.

CoE-PPG dirancang sebagai pusat kolaborasi nasional yang menghubungkan kebijakan, implementasi, dan pembelajaran berbasis bukti dalam pemenuhan pangan dan gizi.

Tujuan

Pembentukan

CoE-PPG.

Tujuan Umum

Menjadi pusat kolaboratif nasional untuk pengembangan program pemenuhan pangan dan gizi yang berbasis bukti, berkelanjutan, dan inklusif.

Tujuan Spesifik

  • Memperkuat kapasitas sumber daya manusia pelaksana Program Makan Bergizi Gratis.
  • Mengembangkan riset dan inovasi di bidang pangan dan gizi.
  • Mengelola dan menyebarluaskan pengetahuan serta praktik baik.
  • Mendukung perumusan kebijakan dan pedoman teknis berbasis bukti.

Fungsi

Utama

CoE-PPG.

Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas

Pengembangan kapasitas melalui pelatihan, training of trainers, sertifikasi, dan pendampingan teknis yang terstandar.

Riset dan Inovasi

Pengembangan bukti ilmiah dan inovasi teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan mutu layanan pangan bergizi.

Manajemen Pengetahuan

Pengelolaan data, informasi, dan praktik baik melalui platform digital, pembelajaran, dan diseminasi publik.

Pendekatan Sistem Terintegrasi

Integrasi lintas sektor pangan, kesehatan, pendidikan, WASH, dan perlindungan sosial untuk menciptakan sistem yang holistik.

Strategi Penguatan

dan

Keberlanjutan.

Untuk memastikan dampak jangka panjang, CoE-PPG mengembangkan strategi:

Monitoring dan Evaluasi (M&E)

Berbasis Data

Kajian Dampak (Impact Studies)

Program MBG

Integrasi dan Data Digital

Pengambilan keputusan berbasis bukti.

Visi

CoE-PPG.

Menjadi pusat rujukan nasional dan global dalam pengembangan bukti ilmiah, inovasi, dan manajemen pengetahuan terkait pemenuhan pangan dan gizi

Misi

CoE-PPG.

  • Mendorong inovasi dan keunggulan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
  • Mengembangkan sistem pelatihan berjenjang bagi pelaksana di tingkat nasional dan daerah.
  • Menyebarluaskan pengetahuan dan praktik baik melalui platform pembelajaran publik.
  • Membangun jejaring kemitraan lintas sektor yang berkelanjutan.

Komitmen Kami.

CoE-PPG berkomitmen untuk tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga mengonversinya menjadi aksi nyata. Melalui kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan, CoE-PPG berperan sebagai katalis dalam mewujudkan sistem pangan dan gizi Indonesia yang adil, berkelanjutan, dan berdampak.