Riset

dan

Inovasi.

Menghasilkan bukti ilmiah dan inovasi untuk memperkuat kualitas, efektivitas, dan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis.

Pemenuhan pangan dan gizi berskala nasional membutuhkan dukungan riset yang kuat dan inovasi yang aplikatif. CoE-PPG berperan sebagai pusat pengembangan bukti ilmiah dan inovasi yang mendukung perumusan kebijakan, perbaikan desain program, serta peningkatan kualitas implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai konteks wilayah.

Tujuan

Riset dan

Inovasi.

Menyediakan dasar ilmiah bagi pengambilan keputusan dan kebijakan pangan dan gizi.

Mengembangkan inovasi yang relevan, kontekstual, dan dapat direplikasi.

Mendukung peningkatan mutu, keamanan pangan, dan efisiensi layanan SPPG.

Fokus

Utama

Riset.

Riset Implementasi Program MBG

Mengkaji pelaksanaan MBG di lapangan untuk mengidentifikasi tantangan, praktik baik, serta peluang perbaikan desain dan tata kelola program.

Studi Dampak (Impact Studies)

Melakukan kajian dampak MBG terhadap status gizi, kesehatan, dan capaian pendidikan penerima manfaat sebagai dasar evaluasi kebijakan.

Keamanan Pangan dan Mutu Gizi

Riset terkait standar keamanan pangan, kualitas menu, proses pengolahan, dan sistem pengendalian mutu di dapur SPPG.

Inovasi

yang

Dikembangkan.

Inovasi Dapur dan Model Layanan

Pengembangan model dapur MBG yang efisien, aman, dan sesuai dengan kondisi lokal, termasuk pemanfaatan pangan lokal.

Inovasi Sistem dan Teknologi

Pengembangan alat, metode, dan pendekatan inovatif untuk mendukung perencanaan, pemantauan, dan evaluasi layanan pangan dan gizi.

Pilot Project Wilayah Prioritas

Uji coba inovasi dan model implementasi di wilayah prioritas sebagai dasar replikasi dan perluasan skala.

Nanobubble Ozone Technology:

Inovasi pencucian bahan pangan menggunakan teknologi gelembung mikro/nano berisi ozon untuk menurunkan residu pestisida, membunuh mikroorganisme patogen, dan memperpanjang masa simpan bahan pangan segar.

Dapur Modular MBG

Pengembangan model dapur modular berbasis efisiensi energi, sanitasi terstandar, dan alur kerja satu arah (one-way workflow) sebagai rujukan nasional untuk SPPG.

Pendekatan Pelaksanaan

Riset dan inovasi CoE-PPG dilaksanakan dengan pendekatan:

  • Berbasis bukti ilmiah dan data lapangan

  • Kolaboratif dengan akademisi, pemerintah, dan mitra pembangunan

  • Sensitif terhadap konteks wilayah dan keberagaman lokal

  • Terintegrasi dengan program penguatan kapasitas dan manajemen pengetahuan

Keterkaitan dengan Program CoE-PPG Lain

Hasil riset dan inovasi:

  • Menjadi bahan pengembangan modul pelatihan dan sertifikasi

  • Didokumentasikan dan disebarluaskan melalui Manajemen Pengetahuan

  • Dibahas dan dipertukarkan melalui CoE Talks

  • Mendukung Pendekatan Sistem Terintegrasi lintas sektor

Dampak yang Diharapkan

Melalui riset dan inovasi, CoE-PPG mendorong:

  • Kebijakan dan praktik MBG yang berbasis bukti

  • Peningkatan kualitas dan keamanan layanan pangan dan gizi

  • Model inovatif yang adaptif dan berkelanjutan

  • Penguatan sistem pangan dan gizi nasional secara holistik

Riset & Inovasi

memperkuat kualitas, efektivitas, dan keberlanjutan

Riset dan inovasi merupakan pilar utama CoE-PPG dalam memastikan bahwa setiap intervensi pangan dan gizi didukung oleh bukti ilmiah yang kuat dan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.