Pemenuhan

Pangan

dan Gizi

Pusat unggulan nasional untuk pengembangan bukti ilmiah, inovasi, dan penguatan kapasitas dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

0 Juta
Penerima manfaat

CoE-PPG

Kolaboarasi

IPB, Bappenas, BGN, UNICEF, dan mitra strategis lainnya

Menjawab Tantangan Pemenuhan Gizi Nasional

+-

0 SPPG

Pemenuhan gizi

Sebagai

prioritas nasional.

Pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan, merupakan salah satu agenda prioritas pembangunan nasional.

Fakta

Skala

Program.

Skala implementasi MBG mencakup puluhan juta penerima manfaat dan puluhan ribu satuan layanan, tersebar di wilayah dengan karakter geografis dan sosial yang sangat beragam

Penerima manfaat
0 Juta
Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG)
0 Juta
Pelaksanaan di seluruh wilayah Indonesia

Tantangan

Utama

di Lapangan.

Keragaman geografis dan akses pangan

Keragaman kondisi geografis Indonesia memengaruhi ketersediaan, akses, dan distribusi pangan bergizi, sehingga memerlukan pendekatan yang kontekstual dan adaptif di setiap wilayah.

Variasi kapasitas dan kualitas pengelolaan SPPG

Perbedaan kapasitas sumber daya, tata kelola, dan sarana prasarana menyebabkan kualitas pengelolaan Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG) belum merata di seluruh daerah.

Keterbatasan SDM terlatih dan tersertifikasi

Skala program yang besar belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan tenaga pelaksana yang terlatih, tersertifikasi, dan memahami standar operasional pelaksanaan program gizi.

Belum adanya pusat rujukan nasional yang terintegrasi

Belum tersedia pusat rujukan nasional yang secara terintegrasi mengoordinasikan pelatihan, riset, inovasi, dan manajemen pengetahuan dalam mendukung program gizi berskala nasional.

Prof. Dr. Ir. Drajat Martianto, M.Si.​

Kepala Lembaga Riset International Pangan, Gizi dan Kesehatan dan Koordinator COE Pemenuhan Pangan dan Gizi (COE PPG) Nasional, IPB UNIVERSITY

Peran CoE-PPG

Jawaban atas

Tantangan

Pusat rujukan nasional

Platform kolaborasi lintas sektor

CoE-PPG dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kebijakan dan implementasi di lapangan. Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan riset dan inovasi, serta pengelolaan pengetahuan yang terintegrasi, CoE-PPG mendukung pelaksanaan MBG agar berjalan lebih terstandar, adaptif terhadap konteks wilayah, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan sistem terintegrasi, CoE-PPG berperan sebagai katalis dalam membangun ekosistem pangan dan gizi nasional yang berbasis bukti dan berdampak nyata.

Tentang

CoE PPG

Who We Are.

Tujuan utama pembentukan CoE-PPG adalah Membangun legitimasi kelembagaan dan Menunjukkan kolaborasi lintas sektor sejak awal

Keterlibatan

Dibentuk oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Badan Gizi Nasional, IPB University, dan UNICEF

Diresmikan

Diresmikan 11 Februari 2025

Fungsi Utama

Berfungsi sebagai pusat kolaborasi nasional

Empat Pilar

Utama

CoE-PPG.

Tujuan empat pilar adalah Menyederhanakan fungsi CoE yang kompleks serta Menjadi “peta isi” sebelum masuk ke menu Program

Penguatan Kapasitas

Pelatihan, ToT, sertifikasi, dan pendampingan pelaksana MBG.

Riset & Inovasi

Pengembangan bukti ilmiah dan teknologi pangan bergizi.

Manajemen Pengetahuan

Repositori, dashboard, dan praktik baik.

Pendekatan Sistem

Integrasi pangan, gizi, kesehatan, pendidikan, dan WASH.

Program dan

Inisiatif

Unggulan.

Tujuan empat pilar adalah Menyederhanakan fungsi CoE yang kompleks serta Menjadi “peta isi” sebelum masuk ke menu Program

Pelatihan SPPG Nasional & Regional

Memperkuat kapasitas pelaksana Program Makan Bergizi Gratis melalui pelatihan terstandar, training of trainers (ToT), dan pendampingan teknis yang disesuaikan dengan konteks wilayah.

Pilot Project Wilayah Prioritas

Mengembangkan dan menguji model implementasi MBG di wilayah prioritas sebagai pembelajaran lapangan dan dasar replikasi kebijakan berbasis bukti.

Inovasi Dapur & Keamanan Pangan

Mendorong penerapan inovasi teknologi dan praktik terbaik untuk meningkatkan keamanan pangan, efisiensi dapur, dan mutu layanan pangan bergizi.

CoE Talks & Knowledge Hub

Menyediakan ruang pembelajaran dan berbagi pengetahuan melalui dialog publik, webinar, dan platform digital untuk mendukung kebijakan dan praktik berbasis bukti.

Pengetahuan

Untuk

Dampak.